Publikasi

Evaluasi Pelaksanaan Tahun Pertama Gerakan SPAK

Saya Perempuan Anti-Korupsi – atau SPAK, adalah gerakan aktivis perempuan anti-korupsi yang berkembang dengan pesat di seluruh Indonesia. Gerakan ini diprakarsai oleh Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, (KPK), dan diluncurkan sebagai SPAK pada 22 April 2014. Per September 2015, 499 Agen SPAK, di 15 provinsi telah mengikuti pelatihan. Data AIPJ menunjukkan bahwa mereka telah menjangkau lebih dari 200,000 perempuan, laki-laki dan anak-anak di beragam bidang dengan pesan-pesan anti-korupsi mereka. Evaluasi ini dihadirkan oleh AIPJ guna mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi di tingkat individu, keluarga, dan masyarakat, serta untuk menggali semua faktor yang terlihat penting di dalam perkembangan dari beragam tingkat perubahan ini. Evaluasi ini bertujuan untuk menginformasikan pengembangan SPAK yang sedang berjalan guna memaksimalkan dan mempercepat kemajuannya. Metodologi evaluasi ini terdiri dari survei yang dibagikan kepada seluruh Agen SPAK, dan serangkaian wawancara mendalam dengan para Agen SPAK, serta perwakilan KPK dan AIPJ. 1523961164-evaluasi-pelaksanaan-tahun-pertamaDownload
Berita Event

Sosialisasi SPAK DWP PUPR di beberapa Daerah

SPAK Indonesia menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi untuk anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di seluruh Wilayah Kerja yang diadakan secara beruntun di Kota Jakarta, Makasar, Medan, Surabaya dan Balikpapan. Kegiatan ini ditujukan terutama untuk para istri Kepala Balai, Kepala Satuan Kerja dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) perempuan di setiap daerah. Kegiatan ini diisi paparan dari Bpk Gandjar Laksmana Bonaprata, SH yang membuka wawasan para peserta dengan materi Delik-Delik Korupsi, sosialisasi SPAK beserta alat bantu permainan serta arahan dari Ibu Kartika Basuki . Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta memiliki pengetahuan yang memadai tentang perilaku Koruptif dan mampu untuk menunjukkan sikap serta perilaku Antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.